Waspada Dampak Polusi Udara, Kadinkes Sulsel Bagikan 7 Langkah Lindungi Kesehatan

Makassar, sulselprov.go.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan pernapasan seiring potensi kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah.
Evi mengajak masyarakat melakukan sejumlah langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.
"Untuk menyikapi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan serta potensi penurunan kualitas udara di wilayah Sulawesi Selatan, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan beberapa upaya pencegahan," kata dr. Evi kepada awak media, Selasa, 6 Oktober 2026.
Salah satu langkah yang dianjurkan adalah menggunakan masker ketika berada di luar rumah maupun di tempat ramai. Penggunaan masker dinilai penting untuk membantu mengurangi paparan partikel dan polutan di udara.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan (hand sanitizer).
Evi juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam.
Masyarakat juga dianjurkan memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan cukup minum air agar terhindar dari dehidrasi.
Dalam kondisi cuaca panas, masyarakat diminta melindungi diri dari paparan sinar matahari secara langsung. Perlindungan dapat dilakukan dengan menggunakan payung atau topi serta memilih pakaian longgar dan menyerap keringat.
Untuk menjaga daya tahan tubuh, Evi mengingatkan masyarakat agar mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tetap melakukan olahraga ringan, serta memastikan cukup tidur.
"Segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan akibat polusi udara," ujarnya.
Evi mengajak masyarakat menerapkan langkah-langkah tersebut tidak hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.
"Jaga diri, jaga keluarga, jaga lingkungan. Sulawesi Selatan sehat, masyarakat terlindungi," katanya. (*)


