Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

Makassar, sulselprov.go.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berkomitmen, insentif fiskal yang diperoleh Pemprov Sulsel dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan diperuntukkan untuk mendukung program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Insentif tersebut diraih setelah Pemprov Sulsel memperoleh dua penghargaan sekaligus dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Gubernur Andi Sudirman menerima langsung penghargaan Terbaik I kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat provinsi serta Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Menurutnya, apresiasi tersebut semakin bermakna karena turut disertai insentif fiskal yang dapat dikembalikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan kementerian ini. Luar biasa karena apresiasi yang diberikan juga disertai insentif. Kami sangat tertarik karena mendapatkan penghargaan sekaligus insentif yang nantinya akan dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Andi Sudirman kepada media.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemprov Sulsel untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu rencana pemanfaatan insentif tersebut adalah mendukung program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemprov Sulsel juga membuka peluang untuk menambahkan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi.
“Kami berharap ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi kita semua. Karena ada penghargaan terkait rumah subsidi, tentu insentifnya bisa kita alihkan kembali untuk bedah rumah. Nanti kita hitung berapa yang bisa dibedah, kita cukupkan agar bisa membangun satu rumah. Mungkin akan seperti itu, dan kita juga tetap akan ada tambahan dari provinsi,” jelasnya.
Selain sektor perumahan, penghargaan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri juga menjadi dorongan bagi Pemprov Sulsel untuk memperkuat upaya penanganan sampah di berbagai kabupaten dan kota.
Andi Sudirman menyebut, Sulsel juga berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam penilaian terkait lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Ia mengatakan, pembenahan pengelolaan sampah terus didorong, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, termasuk melalui penyediaan fasilitas pengolahan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
“Kita berharap Sulawesi Selatan terus berbenah, termasuk Makassar yang juga sudah mulai berbenah. Kabupaten dan kota kita dorong, kemarin kita juga banyak membagikan TPS3R di beberapa kabupaten kota,” tuturnya.
Lebih lanjut, Andi Sudirman menekankan pentingnya pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang akan didorong adalah pemanfaatan teknologi untuk mengolah sampah menjadi energi listrik melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Pemprov Sulsel, kata dia, siap mendukung percepatan pengembangan program tersebut sebagai bagian dari upaya mencari solusi pengelolaan sampah di masa mendatang.
“Harapan saya, tahun depan termasuk bagaimana solusi-solusi untuk PSEL. Insyaallah kita akan mulai rancang untuk progresif,” pungkasnya. (*)


