Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Laksanakan Seleksi CAT dan Wawancara Calon Petugas Haji Daerah 1447 H/2026 M
Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Seleksi Computer Based Test (CBT) dan Wawancara Calon Petugas Haji Daerah (PHD) Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan seleksi tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan proses seleksi Petugas Haji Daerah berjalan secara objektif, transparan, dan profesional.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bahwa seleksi Petugas Haji Daerah merupakan tahapan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji asal Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa petugas haji tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, dedikasi, serta kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugas pelayanan, pembinaan, dan perlindungan jemaah di Tanah Suci.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki nilai strategis. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten dan berkarakter. Menurutnya, pelaksanaan seleksi melalui tes CAT dan wawancara merupakan upaya untuk memastikan petugas yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, komitmen, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan dalam arahannya menyampaikan bahwa Petugas Haji Daerah diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah. Ia menekankan pentingnya sikap sigap, sabar, dan solutif dalam menghadapi berbagai dinamika selama pelaksanaan ibadah haji, sekaligus menjaga nama baik daerah dan negara.
Berdasarkan lampiran daftar usulan, 102 calon Petugas Haji Daerah tersebut dibagi ke dalam dua kategori penugasan utama, yakni Pelayanan Umum dan Pelayanan Kesehatan. Kategori Pelayanan Umum mencakup peserta yang akan bertugas dalam koordinasi teknis, administrasi, serta pendampingan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Sementara itu, kategori Pelayanan Kesehatan diisi oleh tenaga medis, seperti dokter spesialis, dokter gigi, dan perawat, yang bertanggung jawab memastikan kondisi kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Beberapa nama yang tercantum dalam daftar usulan tersebut antara lain Irwansyah, ST dan Dr. Andi Erni untuk kategori Pelayanan Umum, serta dr. Hasniati, SpGK dan dr. Ekakusumawaty Alie untuk kategori Pelayanan Kesehatan. Dengan disampaikannya daftar usulan ini, seluruh calon petugas selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, termasuk seleksi kompetensi dan penilaian lanjutan lainnya.
Seleksi Calon Petugas Haji Daerah dilaksanakan melalui dua tahapan utama, yaitu tes berbasis Computer Based Test (CBT) untuk mengukur kompetensi peserta serta wawancara untuk menilai kesiapan, integritas, dan pemahaman peserta terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai Petugas Haji Daerah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Melalui pelaksanaan seleksi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap dapat menghasilkan Petugas Haji Daerah yang profesional, berorientasi pada pelayanan, dan mampu mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah haji asal Sulawesi Selatan pada musim haji tahun 2026.